oleh

Tujuan Nipu, Barbie Nyamar Jadi Mahasiswi Untuk Gadaikan Motor Sewaan

Kabarin.co.id, Ponorogo – Seorang waria yang mempunyai nama Sugeng, atau lebih dikenal dengan Barbie, harus berurusan dengan polisi. Hal tersebut bukan karena profesinya sebagai pemandu lagu, pasalnya Barbie terjerat kasus penipuan.

“Kasusnya itu penipuan. Si Barbie menyewa motor lalu digadaikan,” ucap Kapolsek Ponorogo Kota, AKP Haryo Kusbiantoro, Jumat (1/11/2019).

Pelaku mengaku, modus yang digunakan ialah dengan membuat Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) pada salah satu sekolah keperawatan di Ponorogo. Selanjutnya warga Kec. Kebonsari, Kab. Madiun tersebut membeli baju mahasisws kebidanan.

“Baru pelaku mendatangi rental motor yang ada di depan kampus di Jalan Barito Katong. Cuma modal baju kampus dan KTM. Itu pada bulan Maret lalu,” paparnya.

“Uang rental sudah diberikan korban. Perjanjian awal selama 3 hari,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dijelaskan pula bahwa pelaku tidak hanya menggunakan motor untuk jalan-jalan. Melainkan untuk digadaikan kepada temannya sebesar Rp. 4,5 juta.

“Setelah 3 hari korban atau pemilik rental menghubungi pelaku. Tetapi kontak dari pelaku sudah tidak aktif,” jelas Haryo.

“Akhirnya kami pelajari kembali. Kami lakukan lidik selama 6 bulan. Dan mengarah kepada pelaku. Beberapa hari terakhir kami buntuti,” tegasnya.

Pihaknya, bisa meringkus pelaku saat menunggu kliennya di salah satu hotel di kota Madiun. “Pelaku menyerah tanpa perlawanan. Saat menunggu kliennya,” lanjutnya.

“Pelaku kami kenal pasal 372 KUHP Dan 378 KUHP untuk ancaman hukumannya maksimal sekitar 7 tahun penjara,” ucapnya.

Sedangkan dari sisi Barbie, mengaku bahwa dirinya terpaksa menggadaikan motor rental. Ia beralasan butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari. “Perlu uang untuk make up. Menunjang pekerjaan sehari-hari,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News