oleh

Tyo Nugros Tetap Niat Bantu Lingkungan Meski Alergi Matahari

Kabarin.co.id, Jakarta – Tyo Nugros beserta satu band di WOLFTANK mengadakan konservasi hutan mangrove. Kegiatan dilakukan juga bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Meski dirinya mempunyai alergi terhadap paparan sinar matahari, namun hal tersebut tidak mengurungkan niatnya untuk ikut berpartisipasi.

“Banyak orang yang tahu saya alergi matahari. Memang ada salah satu faktor yang menghambat karena saya memang alergi matahari langsung, panas, makanan pedas, dan lain-lain,” papar Tyo Nugros ketika ditemui Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, dilansir dari Detikhot, Senin (28/10/2019).

Tyo menyebut, ia sudah memppunyai cara untuk bisa terhindar dari alergi yang dideritanya. “Pas saya ikutan, masing-masing sudah ditanyain kok ada alergi apa. Saya sudah dikasih tahu juga, pakai lengan panjang, topi, untuk nutupin kulit saya jadi nggak ada masalah. Saya senang sekali bisa punya pohon atas nama saya,” paparnya.

Sama dengan Tyo Nugros, Kin Aulia yang merupakan personel WOLFTANK menyebut, terdapat hal personal yang menjadi latar belakang untuk ikut kegiatan konservasi mangrove.

Ia bisa mengenang masa kecil ketika mancing di daerah pantai Jakarta. Kala itu, ia melihat hutan mangrove masih tumbuh subur. Lantaran Kin kecil masih belum memiliki pengetahuan tentang tanaman bakau, ia sering mencabut tumbuhan tersebut karena dianggap mengganggu.

“Saya dulu potong-potongin mangrove-nya, karena di tahun 1980-an, saya nggak tahu, nggak punya knowledge kalau (bakau) bisa menahan erosi, bahkan tsunami. Ternyata itu bukan tumbuhan liar, tumbuh laginya lama, bisa 10 tahun,” jelasnya.

“Pas sudah dewasa dan tahu, ini waktunya pay back, ini waktunya give back to the nature yang pernah gue rusak dulu,” imbuhnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News