oleh

Viral Keluarga Di Sleman Makamkan Pasien Corona, Camat Angkat Bicara

Kabarin.co.id, Sleman – Beredar kabar terkait keluarga yang mengebumikan jasad pasien PDP Corona di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pasca dimakamkan, diketahui jenazah tersebut positif corona. Camat tempat tinggal pasien tersebut pun menceritakan kronologinya.

Pada sebuah pernyataan tertulis yang beredar di whatsapp, perwakilan keluarga pasien mengungkap mereka belum memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium dari rumah sakit.

“Kami percaya bahwa semua ini adalah kehendak Allah SWT dan Insyaallah kami ikhlas. Ada tidaknya konfirmasi atau tindak lanjut dari Dinkes mengenai hal ini kami sekeluarga akan tetap melakukan isolasi diri,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2020).

“Terakhir masuk IGD, ada beberapa faktor yang menyebabkan bapak diambil sampel laboratorium untuk Corona dan berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP),” jelasnya.

Dibenarkan oleh Camat Depok, Abu Bakar ketika dimintai konfirmasi, hasil labortorium dari jasad keluar pasca prosesi pemakaman rampung.

Almarhum berjenis kelamin laki-laki (69) dan merupakan kasus ke-10 yang dinyatakan positif corona serta meninggal dunia di RS Bethesda.

“Karena hasil (positif) itu diketahui ketika setelah jenazah dikubur. Sewaktu di Bethesda itu belum diketahui apakah positif atau negatif,” kata Abu Bakar.

“Belum tahu positif atau negatif mungkin keluarga masih ngeyel, masih bisa ngeyel. Misal kalau dari Bethesda itu sudah dikatakan positif kita sampaikan langsung, tidak bisa ke rumah duka dan harus langsung dikubur. Jadi daya tawar keluarga untuk ngeyel tidak ada. Kalau ini keluarga masih (ngeyel karena) belum positif kok, masih itu (PDP),” paparnya.

“Pak dukuh sudah kita minta untuk melakukan isolasi mandiri 14 hari, kemarin yang ikut layat Pak RT Pak RW sudah sadar ikut (isolasi mandiri). Rata-rata yang mengantarkan jenazah ke rumah pada isolasi mandiri tapi jumlahnya yang isolasi mandiri tidak sampai ratusan. Kurang lebih lima (orang),” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News