oleh

Viral Surat Rencana Takmir Akan Merobohkan Masjid Di Banyumas

Kabarin.co.id, Yogyakarta – Beredar foto secarik kertas terkait dengan rencana perobohan masjid lantaran seruan ibadah di rumah selama pandemi virus corona (Covid-19) yang viral.

Achmad Husein selaku bupati Banyumas dan juga MUI, sudah angkat bicara dengan surat tersebut. Bahkan takmir masjid juga sudah memberikan pernyataan.

Pada surat tersebut, ditulis tertanggal 28 April 2020 dengan nomor 003/TMA/IV/2020, dengan kop surat takmir Masjid Almubarok, lengkap dengan alamatnya di Kecamatan Wangon, menuliskan perihal Pemberitahuan Pembongkaran dan Perobohan masjid lantaran dianggap telah tidak dibutuhkan lagi pasca ada seruan ibadah di ruah selama pandemi Covid-19.

Foto surat tersebut di unggah oleh beberapa akun media sosial. Termasuk juga akun Twitter @norkosum dan PolJokesID.

Achmad Husein selaku Bupati Banyumas, mengaku jika dirinya belum menerima surat tersebut. Dan setelah membaca surat yang fotonya viral, ia tampak begitu kaget.

“Wah ini namanya ngamuk alias ngambek besar, ampun ngoten niku mboten sae (jangan begitu, tidak bagus). Mbok ingkang semadya mawon (ambil sikap terukur) dan sabar, qonaah, layyin-hayyin-qarib dan sahlin gitu lho. Tidak beribadah jamaah di masjid kan hanya sementara saja selama wabah ini sudah besar. Kalau sudah selesai wabah kan diperbolehkan lagi. Janganlah begitu, aduh ampun (jangan), Pak. Tolong supaya jangan begitu,” ucapnya seperti dikutip dari Detikcom, Jumat (1/5/2020).

“Surat itu ditujukan Bupati karena merasa kecewa, mungkin bahwa kita itu meminta semua tempat ibadah, bukan hanya tempat ibadah masjid tapi seluruh agama. Ini untuk ibadah di rumah di mana instruksi Bapak Presiden, Menteri Agama, MUI,” terangnya.

“Saya juga kaget tahu-tahu ada satu masjid yang mau merobohkan masjidnya dan mau membongkar masjidnya sendiri. Kami hanya menjalankan tugas dan mengimbau serta meminta kepada masyarakat. Ini kan untuk kepentingan masyarakat sendiri,” lanjutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News