oleh

Viral Video Pengeboman Ikan, Polisi Banyuwangi Turun Tangan

Kabarin.co.id, Banyuwangi – Beberapa hari kemarin, media sosial heboh dengan beredarnya video pengeboman ikan yang diduga dilakukan pada sekitar Pulau Tabuhan.

Dan saat ini, Satuan Polisi Air dan udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi melakukan proses penyelidikan.

“Kita sudah lakukan penyelidikan. Kita turun ke lapangan langsung mengecek kondisi. Kita baru tahu aktivitas pengeboman ikan dari video viral itu,” ungkap AKP Sudarsono, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi kepada detikcom, Senin (24/2/2020).

Dilakukan penyelidikan ialah untuk mengetahui secara pasti kebenaran dari pengeboman ikan yang tampak pada video viral tersebut. Jika memang terbukti melakukan pengeboman ikan, maka pihak kepolisian akan memburu pelaku.

“Kita lakukan penyelidikan. Kita masih pulbaket kepada para nelayan di sekitar GWD, Bangsring dan sekitar Kecamatan Wongsorejo dan Kalipuro,” imbuhnya.

Sebelumnya, terjadi aksi pengeboman ikan yang diduga dilakukan di sekitar Pulau Tabuhan, Banyuwangi. Pada video dengan durasi 1 menit 53 detik tersebut, terlihat beberapa nelayan menangkap ikan dengan bom (bondet). Video beredar dan viral di Facebook, Minggu (23/2/2020).

Video yang diunggah oleh akun Facebook Rumah Literasi Indonesia tersebut brcerita tentang pengalaman mereka ketika berwisata di Pulau Tabuhan.

Akan tetapi, pasca selesai memasang tenda pada pulau tak berpenghuni tersebut, secara tiba-tiba mereka dikejutkan dengan aktivitas kelompok nelayan yang melakukan pengeboman ikan tersebut.

“Beberapa menit setelah kami mendirikan tenda untuk bermalam di Pulau Tabuhan, tiba-tiba dikagetkan dentuman keras bom ikan yang jaraknya tak begitu jauh dengan area camp para relawan,” tulis admin Rumah Literasi Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News