Warga Jogja Mendadak Miliarder Digusur Tol, Kantongi Rp 1-3 M – Kabarin.co.id

  • Bagikan

Jakarta, kabarin.co.id – Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Yogyakarta – Bawen membuahkan berkah bagi warga terdampak. Sehingga banyak warga yang mendadak menjadi miliarder hasil konvensasi pembebasan lahan pembangunan tol ini.

PGS Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen Oemi Vierta Moerdika, menjelaskan besaran uang ganti rugi yang diterima warga ini beragam, tergantung dari luasan lahan yang terkena trase jalan tol. Tapi jika di rata-rata besaran yang dikeluarkan mencapai miliaran rupiah.

“Tergantung luasan lahan yang terkena trase jalan tol, namun kalau dirata-rata warga mendapat sekitar Rp 1-3 miliar,” jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima, kabarin.co.id, Selasa (7/9/2021).

Oemi menjelaskan dari Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) total kebutuhan awal untuk pembebasan lahan tol Yogya – Bawen sebesar Rp 7,5 triliun.

Jalan tol Yogyakarta – Bawen ini telah menyerap seluruh alokasi anggaran pembebasan lahan tahun 2021 tahap 1 yang disediakan LMAN, sebesar Rp 365 miliar.

Dalam kurun waktu itu PT Jasa Marga Jogja Bawen telah melakukan pembayaran uang ganti rugi kepada masyarakat di Desa Tirtoadi Sleman, DIY. Pembayaran pertama dilakukan pada 30 Juni – 1 Juli 2021 sebanyak 38 bidang tanah dan 4 bangunan dengan total biaya miliar.

Pembayaran kedua pada tanggal (4/8/2021) sebanyak 96 bidang dengan total Rp 102 miliar, dan pembayaran ketiga sebanyak 126 bidang telah diserahterimakan warga kepada pemerintah melalui mekanisme pembayaran langsung dengan nilai total Rp 164 miliar.

Sebagai gambaran awal, untuk penyelesaian pembebasan lahan seksi 1 (Yogyakarta – Banyurejo) sepanjang 8,77 km, Jalan Tol Yogyakarta Bawen membutuhkan alokasi anggaran pembebasan lahan di 2021 sebesar total Rp 1,5 Triliun.

Sehingga dengan terserapnya alokasi anggaran sebesar Rp 365 miliar, masih dibutuhkan tambahan alokasi anggaran di 2021 sebesar kurang lebih Rp 1,135 triliun.

“Saat ini total telah dilakukan 3 kali pembayaran UGK dan menyerap hampir seluruh alokasi anggaran yang telah disediakan pemerintah untuk jalan tol Yogyakarta. Setelah tanah bebas, tahapan selanjutnya adalah proses konstruksi yang akan diinisiasi dengan land clearing oleh kontraktor pelaksana,” jelasnya dalam keterangan resmi.

Berdasarkan laporan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, jalan tol Yogyakarta – Bawen ini memiliki panjang 71 km, dengan nilai investasi mencapai Rp 12,1 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

Sumber kabarin.co.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *